Minggu, 11 September 2011

Fujinkai (Barisan Wanita)

FujinkaI

Pada jaman Pendudukan Bala Tentara Jepang (1942-1945), penjajah Jepang melarang semua bentuk organisasi, termasuk organisasi perempuan dan membubarkannya. Kemudian dibentuk organisasi-organisasi baru dengan dalih sebagai propaganda untuk kepentingan dan kemakmuran bangsa-bangsa Asia Timur Raya. Untuk organisasi perempuan yang dibentuk oleh para isteri pegawai di daerah-daerah, dan diketuai oleh isteri masing-masing kepala daerah, dan disebut Fujinkai

Pengerahan tenaga untuk berperang tidak hanya berlaku bagi kaum laki-laki, tetapi berlaku juga untuk kaum wanita Indonesia. Fujinkai dibentuk pada bulan Agustus 1943. Anggotanya terdiri
atas para wanita berusia 15 tahun ke atas. Mereka juga diberikan latihanlatihan
dasar militer dengan tugas untuk membantu Jepang dalam
perang.
Menghadapi Sekutu.
Tugas Fujinkai adalah ikut memperkuat pertahanan dengan cara mengumpulkan dana wajib berupa perhiasan, hewan ternak, dan bahan makanan untuk kepentingan perang.

Ketika Putera akhirnya dilebur dalam organisasi baru  Jawa HOKOKAI  (Himpunan
Kebaktian Rakyat Jawa), maka Fujinkai dijadikan bagian wanitanya dengan cabang-cabang
didaerah-daerah.
Kegiatan Fujinkai dibatasi hanya pada urusan-urusan kewanitaan:jugun lanfu (wanita yang di pekerjakan untuk memenuhi kebutuhan "seks" para serdadu jepang, peningkatan ketrampilan
domestik selain kegiatan menghibur tentara yang sakit dan kursus butahuruf. Bagi para wanita yang mempunnyai wawasan luas, pembatasan ini merisaukan dan mereka tidak ikut masuk Fujinkai.
Kenyataan ini menjadikan adanya dua jenis orientasi di kalangan aktivis wanita yaitu mereka yang
berkoperasi dengan pemerintah Balatentara Dai Nippon dan yang non-koperatif serta memilih
bergerak diam-diam dibawah tanah.





Reaksi:

1 komentar:

Thank you!!!!
have a nice day!